Senin, 01 Oktober 2012

Pemanfaatan Grafik Komputer & Pengolahan Citra


1. GRAFIK KOMPUTER
Grafik komputer adalah Gambar (visual)  yang bersifat digital dan merupakan bagian dari ilmu komputer yang sangat berkaitan dengan pengolahan citra dan pengolahan gambar secara digital. Grafika komputer sering dikenal juga dengan istilah visualisasi data. Grafika komputer dapat digunakan di berbagai bidang kehidupan, mulai dari bidang seni, sains, bisnis, pendidikan dan juga hiburan.
Bagian dari grafika komputer meliputi :
  • Geometri : mempelajari cara menggambarkan permukaan bidang.
  • Animasi : mempelajari cara menggambarkan dan memanipulasi gerakan.
  • Rendering : memproduksi citra yang lebih solid dari model yang telah dibentuk.
  • Imaging : mempelajari cara pengambilan dan penyuntingan gambar.
2. PENGOLAHAN CITRA
Pengolahan citra adalah pemrosesan citra atau pengolahan gambar secara digital, khususnya dengan menggunakan komputer, menjadi citra yang kualitasnya lebih baik. Citra (image) istilah lain untuk gambar, sebagai salah satu komponen multimedia memegang peranan sangat penting sebagai bentuk informasi visual.

Contoh Aplikasi Grafik Komputer dan Pengolahan Citra

1.     Grafik Komputer
·         Desain
Dalam proses desain grafika komputer terutama digunakan pada sistem engineering dan arsitektur. Pada umumnya Computer Aided Design (CAD) digunakan untuk pembuatan desain mobil, bangunan, pesawat terbang, kapal, komputer, tekstil, dan lain-lain.
·         Grafik Presentasi
Bidang lain yang berhubungan dengan grafika komputer adalah grafik presentasi yang dapat berupa cetakan, slide, dan transparansi. Grafik presentasi biasanya digunakan untuk melengkapi laporan keuangan, sains, data ekonomi, dan lain-lain. Bentuk grafik presentasi tersebut adalah chart, bar chart, pie chart, dan lain-lain.
  • Computer Art
Metode grafika komputer digunakan dalam aplikasi commercial art dan fine art. Seniman menggunakan bermacam-macam perangkat lunak grafik. Contoh perangkat lunak yang digunakan yaitu Corel Draw, Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, Macromedia, dan sebagainya.
  • Film
Pada pembuatan film layar lebar, komputer banyak digunakan untuk menunjang proses pemodelan, visualisasi, dan editing. Misalnya dalam proses special effect dan film animasi.
2.     Pengolahan citra
Secara umum operasi pengolahan citra dapat diklasifikasikan dalam beberapa jenis berikut :
·         Perbaikan Kualitas citra (image enchantment)
Jenis operasi ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas citra dengan cara memanipulasi parameter-parameter citra. Dengan operasi ini ciri-ciri khusus yang terdapat pada citra lebih ditonjolkan.
·         Pemugaran Citra (image restoration)
Operasi ini bertujuan untuk menghilangkan / meminimumkan cacat pada citra Tujuan pemugaran citra hampir sama dengan perbaikan.
·         Pemampatan Citra(image compression)
Operasi ini bertujuan untuk memampatkan citra sehingga memori yang dibutuhkan untuk menyimpan citra lebih kecil, tetapi hasil citra yang telah dimampatkan tetap memiliki kualitas gambar yang bagus.
·         Segmentasi citra (image segmentation)
Operasi ini bertujuan untuk memecah suatu citra ke dalam beberapa segmen dengan suatu kriteria tertentu. Jenis operasi ini erat kaitannya dengan pengenalan pola.
·         Analisis citra (image analysis)
Operasi ini bertujuan untuk menghitung besaran kuantitatif citra untuk menghasilkan deskripsinya. Teknik analisis citra mengekstraksi ciri-ciri tertetntu yang membantu dalam identifikasi objek. Proses segmentasi kadangkala diperlukan untuk melokalisasi objek yang diinginkan dari sekelilingnya.
·         Rekonstruksi citra (image reconstruction)
Operasi ini bertujuan untuk membentuk ulang objek dari beberapa citra hasil proyeksi. operasi rekonstruksi citra banyak digunakan dalam bidang medis.

Sumber :

Minggu, 30 September 2012

Ragam Bahasa


Manusia dikodratkan sebagai makhluk sosial, oleh karena itu manusia membutuhkan interaksi antar sesamanya. Manusia berinteraksi dengan berbicara kepada lawan bicara. Dalam melakukan interaksi tersebut, manusia membutuhkan sarana atau media, yaitu bahasa. Pada saat manusia berinteraksi dalam bermasyarakat yang heterogen, kadang terjadi perbedaan penggunaan bahasa. Perbedaan penggunaan bahasa yang demikian disebut ragam bahasa. Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa. Keberagaman bahasa dapat terjadi karena perbedaan budaya atau karena  penggunaan bahasa yang diatur oleh suatu negara.

Indonesia merupakan Negara yang terdiri atas beribu-ribu pulau yang dihuni oleh ratusan suku bangsa dengan berbagai kebudayaan, sehingga melahirkan berbagai ragam bahasa yang bermacam-macam. Meskipun demikian,  undang-undang dasar republik Indonesia menyatakan bahwa bahasa resmi NKRI adalah bahasa Indonesia yang telah disepakati saat sumpah pemuda. Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu dan harus tetap dipertahankan selama Indonesia masih berdaulat.

Dengan banyaknya ragam bahasa di Indonesia, tentu menambah kebudayaan Indonesia. Ragam bahasa dapat menjadi suatu ciri khas tersendiri bagi daerah di Indonesia untuk mempromosikan Indonesia atau budaya Indonesia kepada dunia internasional. Yang membedakan ragam bahasa secara lisan adalah penggunaan intonasi yaitu tekanan, nada, tempo suara, dan perhentian. Selain secara lisan, ragam bahasa juga terjadi pada tulisan yang dipengaruhi oleh bentuk, pola kalimat, dan tanda baca.

 Ragam Bahasa Berdasarkan Media/Sarana

  1. Ragam Bahasa Lisan

Ragam bahasa lisan adalah bahan yang dihasilkan alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar. Dalam ragam lisan, kita berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan lafal. Dalam ragam bahasa lisan ini, pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah suara atau tekanan, air muka, gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan ide. Sehingga maksud seseorang bisa dilihat dari gaya dia berbicara(Hasan, 2000) .Contoh yang termasuk ke dalam ragam bahasa lisan pun sangat banyak, diantaranya pidato, ceramah, sambutan, ngobrol, dll. Semua itu sering digunakan kebanyakan orang dalam kehidupan sehari-hari, terutama ngobrol atau berbincang-bincang, karena tidak diikat oleh aturan-aturan atau cara penyampaian seperti halnya pidato ataupun ceramah. Syarat utama dari ngobrol yang penting bisa dimengerti oleh lawan bicara, tidak perlu menggunakan bahasa baku.

  1. Ragam Bahasa Tulis

Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide(Effendi, 1981). Contoh dari ragam bahasa tulis adalah surat, karya ilmiah, surat kabar, dll. Dalam ragam bahsa tulis perlu memperhatikan ejaan bahasa indonesia yang baik dan benar. Terutama dalam pembuatan karya-karya ilmiah.

Ciri Ragam Bahasa Tulis :

1)      Kosa kata yang digunakan dipilih secara cermat
2)      Pembentukan kata dilakukan secara sempurna,
3)      Kalimat dibentuk dengan struktur yang lengkap, dan
4)      Paragraf dikembangkan secara lengkap dan padu.

Ragam Bahasa Berdasarkan Penutur

  1. Ragam Bahasa Berdasarkan Daerah (logat/dialek)

Luasnya pemakaian bahasa dapat menimbulkan perbedaan pemakaian bahasa. Bahasa Indonesia yang digunakan oleh orang yang tinggal di Jakarta berbeda dengan bahasa Indonesia yang digunakan di Jawa Tengah, Bali, Jayapura, dan Tapanuli. Masing-masing memiliki ciri khas yang berbeda-beda. Misalnya logat bahasa Indonesia orang Jawa Tengah tampak pada pelafalan “b” pada posisi awal saat melafalkan nama-nama kota seperti Bogor, Bandung, Banyuwangi, dll. Logat bahasa Indonesia orang Bali tampak pada pelafalan “t” seperti pada kata ithu, kitha, canthik, dll.

  1. Ragam Bahasa berdasarkan Pendidikan Penutur

Bahasa Indonesia yang digunakan oleh kelompok penutur yang berpendidikan berbeda dengan yang tidak berpendidikan, terutama dalam pelafalan kata yang berasal dari bahasa asing, misalnya fitnah, kompleks,vitamin, video, film, fakultas. Penutur yang tidak berpendidikan mungkin akan mengucapkan pitnah, komplek, pitamin, pideo, pilm, pakultas. Perbedaan ini juga terjadi dalam bidang tata bahasa, misalnya mbawa seharusnya membawa, nyari seharusnya mencari. Selain itu bentuk kata dalam kalimat pun sering menanggalkan awalan yang seharusnya dipakai

  1. Ragam bahasa berdasarkan sikap penutur

Ragam bahasa dipengaruhi juga oleh setiap penutur terhadap kawan bicara (jika lisan) atau sikap penulis terhadap pembawa (jika dituliskan) sikap itu antara lain resmi, akrab, dan santai. Kedudukan kawan bicara atau pembaca terhadap penutur atau penulis juga mempengaruhi sikap tersebut. Misalnya, kita dapat mengamati bahasa seorang bawahan atau petugas ketika melapor kepada atasannya. Jika terdapat jarak antara penutur dan kawan bicara atau penulis dan pembaca, akan digunakan ragam bahasa resmi atau bahasa baku. Makin formal jarak penutur dan kawan bicara akan makin resmi dan makin tinggi tingkat kebakuan bahasa yang digunakan. Sebaliknya, makin rendah tingkat keformalannya, makin rendah pula tingkat kebakuan bahasa yang digunakan.
Bahasa baku dipakai dalam
1)              pembicaraan di muka umum, misalnya pidato kenegaraan, seminar, rapat dinas memberikan kuliah/pelajaran;

2)              pembicaraan dengan orang yang dihormati, misalnya dengan atasan, dengan guru/dosen, dengan pejabat;

3)              komunikasi resmi, misalnya surat dinas, surat lamaran pekerjaan, undang-undang;

4)              wacana teknis, misalnya laporan penelitian, makalah, tesis, disertasi.


 Ragam Bahasa menurut Pokok Pesoalan atau Bidang Pemakaian

Dalam kehidupan sehari-hari banyak pokok persoalan yang dibicarakan. Dalam membicarakan pokok persoalan yang berbeda-beda ini kita pun menggunakan ragam bahasa yang berbeda. Ragam bahasa yang digunakan dalam lingkungan agama berbeda dengan bahasa yang digunakan dalam lingkungan kedokteran, hukum, atau pers. Bahasa yang digunakan dalam lingkungan politik, berbeda dengan bahasa yang digunakan dalam lingkungan ekonomi/perdagangan, olah raga, seni, atau teknologi. Ragam bahasa yang digunakan menurut pokok persoalan atau bidang pemakaian ini dikenal pula dengan istilah laras bahasa.

Perbedaan itu tampak dalam pilihan atau penggunaan sejumlah kata/peristilahan/ungkapan yang khusus digunakan dalam bidang tersebut, misalnya masjid, gereja, vihara adalah kata-kata yang digunakan dalam bidang agama; koroner, hipertensi, anemia, digunakan dalam bidang kedokteran; improvisasi, maestro, kontemporer banyak digunakan dalam lingkungan seni; pengacara, duplik, terdakwa, digunakan dalam lingkungan hukum; pemanasan, peregangan, wasit digunakan dalam lingkungan olah raga. Kalimat yang digunakan pun berbeda sesuai dengan pokok persoalan yang dikemukakan. Kalimat dalam undang-undang berbeda dengan kalimat-kalimat dalam sastra, kalimat-kalimat dalam karya ilmiah, kalimat-kalimat dalam koran/majalah, dll. Contoh kalimat yang digunakan dalam undang-undang.




Kamis, 21 Juni 2012

Cerita saat SNMPTN


Kalo gue inget-inget tentang SNMPTN gue dulu, itu adalah salah satu pengalaman buruk gue. Awal-awalnya sih gue optimis, tapi 3 hari menjelang dan saat test tersebut beragam bencana terus menghampiri yang secara non teknis (mungkin) membuat gue gagal.

            Dulu waktu ramai-ramainya SNMPTN gue juga ikut mencoba peruntungan gue, siapa tau bisa tembus dan masuk universitas negeri. Segala persayaratan gue ikutin, mulai dari daftar online sampai punya formulir pendaftaran. Di formulir, tertulis gue dapet tempat test di UIN Ciputat. Jujur waktu itu gue enggak tau dimana lokasinya. Jadwal test SNMPTN waktu itu hari rabu dan hari kamis. Saat itu hari selasa, niatnya gue sama temen gue yang bernama Akmal mau survey tempatnya abis pulang sekolah. Dia dapet lokasi test yang sama kaya gue. Tapi gue terbujuk belajar bareng di salah satu rumah temen gue yang juga ikut SNMPTN tapi beda lokasi ujian namanya Tri. Dia bilang dia mau nganter gue survey ke tempat test gue nanti. Ya udahlah gue ikut, lagipula gue jadi bisa nebeng buat survey daripada naik angkutan umum yang berpotensi nyasar. Terpaksa deh, Akmal gue abaikan.

Singkat cerita, abis belajar bareng gue langsung berangkat survey lokasi sama Tri. Kami naik motor dari depok menyusuri jalan margonda menuju ke arah pasar minggu. Di flyover setelah stasiun tanjung barat ada tanda arah kalo ke UIN ambil arah kanan. Kami jalan lurus terus, sesekali tanya sama orang di pinggir jalan. Waktu itu sore hari dan kami kejebak macet karena berada di jam sibuk, jamnya pulang kantor. Setelah sekitar 2 jam di jalan (dengan nyasar-nyasar dikit) akhirnya kami nemu juga lokasinya (dulu gue hapal jalan kesananya tapi sekarang udah lupa total). Lokasi udah ketemu dan sekarang tinggal cari jalan pulangnya. Sama seperti berangkatnya, pulangnya kami juga hanya mengandalkan petunjuk arah jalan yang ada. Hari udah mulai gelap dan ditengah perjalanan pulang, hujan mulai turun. Tri nanya ke gue mau berhenti dulu apa enggak tapi gue jawab engga usah, karena menurut gue hujannya engga terlalu deras dan udah nanggung mau sampe pasar minggu (temen gue yang satu ini berbaik hati nganterin gue pulang sampai rumah). Dengan pakaian yang basah kami tetap meneruskan perjalanan pulang. Sesaat kemudian sampailah kami di rumah gue (rumah gue terletak di daerah poltangan, daerah sebelum pasar minggu). Tri gue tawarin mampir dulu, tapi dia bilang udah malem dan mau pulang aja. Ya udah, gue kasih tau jalan ke arah jalan raya dan dia langsung pulang.

Di rumah, gue mikir tentang perjalanan tadi. Kenapa gue dapet tempat jauh banget dan apa besok gue hapal jalan menuju kesananya. Enggak lama kemudian Akmal sms gue, nanyain lokasinya dimana. Gue ceritain perjalanan tadi dan gue bilang mungkin gue enggak hapal banget jalannya. Terus gue bilang kita harus naik motor kalo mau sampai tepat waktu. Dia nanya gue ada motor apa enggak dan gue jawab ada. Kalaupun dilarang, gue bakal bawa kabur tuh motor pas subuh. Dulu gue masih enggak boleh bawa motor sama bokap ke sekolahan, apalagi ke tempat jauh. Alasan bokap gue ngelarang karena gue belum punya SIM. Setelah janjian jam berangkat dan packing, gue langsung tidur untuk siap-siap menghadapi hari yang melelahkan esok.

Hari rabu jam 5 pagi, alarm di hape gue berbunyi. Gue langsung bangun, mati-in alarm dan ambil wudhu untuk sholat subuh. Selesai sholat subuh gue langsung mandi dan ganti pakaian. Pas lagi panasin motor tiba-tiba bokap menghampiri gue (waktu itu gue udah siap dengan argumen gue untuk bawa motor) dan berpesan supaya hati-hati bawa motor di jalan. Gue terkejut, untuk pertama kalinya gue dapet kepercayaan kaya gitu karena sebelumnya gue pernah ngerusakin motor bibi gue waktu belajar naik motor. Mungkin dia pernah ngobrol sama tetangga gue yang juga ikut SNMPTN kalo lokasi testnya bisa jauh-jauh. Setelah pamitan gue langsung berangkat ke lenteng agung ngejemput Akmal. Sesampainya di lenteng agung Akmal udah nunggu dan kami langsung berangkat. Kami putar arah ke arah pasar minggu dan ternyata jalan di depan universitas pancasila sangat macet (mungkin karena banyak juga yang lokasi SNMPTNnya di universitas tersebut). Dengan sabar gue mengikuti antrean kendaraan dan selepas stasiun lenteng kemacetan berkurang sehingga gue bisa mempercepat laju motor. Gue hampir aja menabrak anak sekolahan yang lagi nyebrang di dekat kantor partai PDI-P. Padahal udah gue klakson tapi mereka enggak denger karena lagi pada ngobrol. Kalau aja gue nabrak, mungkin urusannya bisa panjang dan bukannya ikut test tapi gue malah ke kantor polisi.

Dengan kemacetan Jakarta di pagi hari, gue terus menyusuri jalan yang kemarinnya gue lalui. Gue berusaha mengingat jalan karena gue enggak mau ngecewain Akmal. Enggak terasa udah setengah jam diperjalanan tapi belum sampe setengah perjalanan ke lokasi test. Sampai di suatu tempat (gue lupa letaknya) gue benar-benar kejebak macet panjang. Macet paling menjengkelkan yang pernah gue lalui sampe sekarang. Macet sekitar 2 kilometer, kendaraan pada enggak bisa jalan. Gue lihat banyak peserta test SNMPTN yang naik angkutan umum lebih memilih meneruskan jalan kaki. Gue benar-benar frustasi, test dimulai 10 menit lagi tapi gue masih kejebak macet. Gue berusaha selap-selip diantara kendaraan lainnya tapi tetap aja baru jalan sedikit udah berhenti lagi. Sampai akhirnya motor gue MOGOK. Gue panik, gue pinggirin motor ke trotoar dan gue coba starter tapi mesinnya enggak juga berfungsi (beberapa hari kemudian gue baru tau setelah dikasih tau kakak gue kalo mesin itu motor terlalu panas dia bakalan mogok). Jujur pada saat itu mental gue abis, gue bilang sama Akmal kalo kita pulang aja karena enggak bakalan sampai tepat waktu ke tempat testnya. Di pikiran gue saat itu hanya satu : gue mau pulang dengan bawa motor itu, biarin dah duit pendaftaran hangus gue enggak perduli. Akmal berusaha tenangin gue dan bilang coba nyalain lagi mesinnya. Dengan putus asa gue coba terus, sampai entah percobaan keberapa akhirnya mesinnya berfungsi lagi. Setelah sekitar setengah jam melewati kemacetan akhirnya sampai juga di lokasi. Kami langsung masuk universitas tersebut dan melihat parkiran motor telah penuh. Kami terus berputar mencari parkiran kosong. Setelah mendapat parkiran kami langsung berpencar ke ruangan test masing-masing karena kami tau kami sudah terlambat hampir setengah jam.

Saat gue mau masuk ruangan test ternyata bukan gue sendiri yang terlambat tapi ada 3 orang lainnya. Kami minta izin mengikuti test dan dipersilakan masuk. Pengawas sepertinya maklum dengan keterlambatan kami karena mungkin dia tau jalanan sedang macet parah. Dengan sisa-sisa energi, gue berusaha mengerjakan soal tes potensi akademik sebaik-baiknya tapi karena banyak waktu yang hilang karena terlambat banyak soal yang tidak gue selesaikan. Bel istirahat berbunyi dan gue memutuskan tetap di ruangan sampai bel masuk. Test kedua adalah tes bidang studi dasar dan menurut gue pada test kedua ini gue lebih baik daripada test yang pertama. Sekitar satu jam kemudian bel berbunyi menandakan test berakhir. Gue sms akmal untuk bertemu di parkiran dan bergegas pulang. Jalanan saat pulang pun tak kalah macetnya seperti saat pagi tadi. Dengan sabar gue berkendara dalam kemacetan dan berusaha mengingat rute jalan pulang.

Dengan mengikuti petunjuk arah jalan akhirnya kami sampai ke flyover jalan baru. Gue nganterin Akmal pulang lebih dahulu ke lenteng agung dengan putar arah di daerah ranco indah. Sebelum gue pulang akmal usul kalau besok berangkatnya agak siangan sekitar jam setengah sembilan dan gue meng-iyakan saja. Setelah itu gue langsung pulang kerumah.

Keesokan harinya, hari kamis jam 5 pagi alarm hape gue berdering lagi. Pagi ini gue merasa lagi enggak enak badan, idung gue meler dan kepala gue pusing. Mungkin gara-gara ujan-ujanan waktu pulang survey hari selasa kemaren ditambah kecapean perjalanan kemaren. Gue bangun terus seperti biasanya gue ambil wudhu dan sholat subuh. Abis sholat subuh gue lihat jadwal test gue dan tenyata jadwal test gue beda sama Akmal. Gue tetep masuk pagi sedangkan Akmal (gue lupa kasih tau, dia jurusan IPS) masuk agak siangan. Langsung aja gue mandi dan ganti pakaian  terus buru-buru berangkat takut kena macet kaya kemaren. Gue sempat berpikir mau jalan sendiri tapi gue kasian Akmal. Dia itu sobat gue dari kelas satu, kalo gue lagi susah dia selalu ngebantu gue. Masa gue jahat sih, udah kaya kacang lupa sama kulitnya lagipula kemarennya gue udah janji. Ini kesalahan gue sendiri karena gue enggak ngeliat jadwal gue sendiri. Gue buru-buru ke rumah Akmal, pas sampe rumahnya kebetulan gue langsung ketemu orangnya dan gue jelasin situasinya. Gue suruh dia cepet siap-siap berangkat karena gue bakalan terlambat. Sekitar stengah jam kemudian dia udah beres dan kami langsung berangkat.

Tidak seperti kemarin, jalanan hari ini lebih lancar meskipun di beberapa tempat masih terjadi kemacetan. Setidaknya perjalanan kami lebih cepat daripada kemaren tapi tetap saja gue terlambat lagi. Gue buru-buru lari menuju ruang test gue dan kali ini hanya gue yang terlambat. Pengawasnya negur gue dan gue kasih alasan kenapa gue terlambat (waktu itu gue udah siap dengan resiko terburuk : enggak diperbolehkan ikut ujian, karena gue berprinsip lebih baik gue kehilangan kesempatan masuk PTN daripada gue kehilangan sobat gue). pengawasnya ngerti alasan gue dan gue boleh ikut test tapi enggak dapet tambahan waktu. Test hari kedua yaitu tes bidang studi, gue kerjain semampu gue dengan kondisi enggak fit dan waktu lebih sedikit. Satu jam berlalu dan bel berbunyi tanda test telah berakhir.

Gue lihat di hape gue ada sms Akmal. Dia minta pulangnya bareng yaudah gue tunggu maskipun gue pengen buru-buru pulang karena kepala gue pusing banget. Sekitar satu jam kemudian baru dia datang dan gue ajak cepetan pulang. Gue ke lenteng agung dulu nganter Akmal baru pulang ke rumah gue. Sampai di rumah abis minum obat gue langsung istirahat.

Terlepas dari apapun yang terjadi pada 3 hari tersebut gue tetap pasrah tentang hasil test SNMPTN gue tersebut. Seperti prinsip yang gue katakan tadi bahwa lebih baik gue kehilangan kesempatan masuk PTN daripada gue kehilangan sobat gue. Karena menurut gue persahabatan itu lebih baik daripada haya ambisi diri sendiri yang belum tentu membuat gue sukses. Gue hanya bisa positif thinking dan berdoa saja untuk hasil yang terbaik. Tapi gue juga harus bisa bersikap realistis atas apa yang telah terjadi. Toh gue gagal dan kegagalan tersebut bukanlah akhir dunia bagi gue.





Newcastle United


Newcastle United Football Club (sering disingkat NUFC) adalah asosiasi klub profesional sepak bola Inggris yang berbasis di Newcastle upon Tyne , Tyne and Wear. Klub ini didirikan pada tahun 1892 oleh penggabungan Newcastle East End dan Newcastle West End. Klub ini pernah diangkat ke layar lebar lewat film GOAL : The dream begins yang bercerita tentang karir Santiago Munez, seorang pemain sepak bola dari salah satu kota di amerika yang berasal dari keluarga imigran gelap meksiko. Setelah melalui berbagai macam rintangan dan masa-masa sulit, Munez akhirnya sukses menjalani karir sepak bolanya di liga Inggris.

Home ground atau kandang Newcastle United adalah St James 'Park (sekarang disebut Direct Sports Arena)-stadion sepak bola tertua dan terbesar di Timur Laut Inggris. Stadion tersebut juga menjadi stadion sepak bola terbesar keenam di Inggris dengan kapasitas 52.339 tempat duduk. Para pendukung klub juga dikenal sebagai The Magpies, Geordies atau Toon Army. The Toon nama berasal dari pengucapan kota Geordie.

Newcastle united FC banyak melahirkan pemain bintang berkualitas, salah satunya adalah Alan Shearer yang menjadi legenda Newcastle united FC. Shearer pensiun pada akhir musim 2005-06 sebagai pemegang rekor pencetak gol klub, dengan total 206 gol.

Pada musim kompetisi 2011/2012, secara mengejutkan Newcastle United berhasil menempati posisi 5 klasmen akhir liga Inggris. Melewati Liverpool dan Chelsea yang biasa bertengger di urutan empat besar. Semenjak ditangani oleh pelatih Alan Pardew, Newcastle United melakukan revolusi dengan mendatangkan pemain-pemain baru. Pardew telah mendatangkan Davide Santon, Yohan Cabaye, CheickTioté, Hatem Ben Arfa, Demba Ba, dan yang terakhir adalah kompatriot Demba Ba yaitu  Papiss Cissé.

Dengan menempati posisi 5 klasmen akhir, kebijakan transfer pemain Newcastle United terbukti sangat efektif. Dengan budget transfer pemain yang terbatas, Newcastle United mampu mendatangkan pemain berkualitas dengan adaptasi cepat di kompetisi liga Inggris.

Layak untuk disimak, bagaimana kebijakan transfer pemain dan strategi Newcastle United untuk musim kompetisi 2012/2013. Akankah pencapaian mereka lebih baik dari musim 2011/2012 yaitu posisi ke 5 dengan menembus zona liga champions eropa??



#howaythetoon

Selasa, 08 Mei 2012

Cheick Tioté


Cheick Ismaël Tioté atau biasa dipanggil Cheick Tioté adalah pesepak bola berkebangsaan Pantai Gading. Saat ini dia bermain untuk klub liga premier Inggis yaitu Newcastle United Football Club (NewcastleUnited FC). Dia juga dipanggil masuk skuad tim nasional Pantai Gading.

Cheick Tioté terlahir di Yamoussoukro pada tanggal 21 Juni 1986. dia memulai karir sepak bola bersama klub lokal FC Bibo. Pada tahun 2005 dia di pantau oleh pemandu bakat klub sepak bola Belgia RSC Anderlecht dan di rekrut di tahun yang sama. Di musim kompetisi 2007/2008, dia dipinjamkan ke klub Belanda Roda JC.  Pada Oktober 2008,  Tioté dikontrak klub Belanda  FC Twente. Di klub tersebut kemampuannya semakin berkembang sehingga mengantarkan FC Twente menjuarai liga Belanda musim 2009/2010 dan tampil pada kejuaraan eropa.

Pada musim kompetisi liga Inggris 2010/2011, Newcastle United FC tertarik untuk memboyongnya ke markas mereka St. James Park. Pada 26 August 2010, Tioté bergabung dengan Newcastle dengan biaya transfer 3.5 juta poundsterling. Debutnya terjadi saat Newcastle bertandang ke Everton pada tanggal 18 September 2010. Penampilannya yang paling diingat adalah saat melawan Arsenal. Tendangan Volley  Tioté dari jarak sekitar 25 meter mengubah skor akhir pertandingan menjadi imbang 4-4 setelah di babak pertama tertinggal 0-4.

Pada 25 Februari 2011 Newcastle United mengumumkan memperpanjang kontrak Tioté selama 6,5 tahun sehingga membuatnya tetap di St. James Park sampai tahun 2017. semenjak tiba di Newcastle tahun 2010, Tioté disebut-sebut sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di liga inggris. Duetnya bersama Yohan Cabaye menjadi penyeimbang sekaligus menjadi tembok pertahanan di lini tengah klub berjuluk The Magpies itu. 



#howaythetoon

Ayrton Senna


Pada tanggal 1 mei lalu adalah tepat 18 tahun meninggalnya legenda Formula 1, Ayrton Senna da Silva atau yang lebih dikenal dengan nama Ayrton senna. Ayrton Senna adalah pebalap F1 berkebangsaan Brazil yang lahir pada tanggal 21 maret 1960. Senna memulai karir balap profesionalnya pada usia 13 tahun melalui balap karting di negaranya. Setelah beberapa tahun berikutnya sukses dalam kejuaraan formula di inggris, Senna mendapat kesempatan untuk bergabung dengan tim Formula 1. Tahun 1984 dia mendapat test di tim Toleman Hart dan berhasil menjadi pembalap tim tersebut.

Debutnya pada musim balap F1 1984 cukup bersinar terutama pada Grand Prix Monaco dimana dia berhasil menjadi runner up. Posisi kedua di GP Monaco tersebut cukup istimewa karena Senna start dari posisi ke 13 dan berhasil melewati pebalap-pebalap lainnya dengan mobil yang kurang kompetitif dalam kondisi hujan pada sirkuit yang dikenal sulit untuk melakukan overtaking. Pada debutnya di Formula 1, Senna menempati posisi ke sembilan klasmen akhir pembalap.

Pada musim berikutnya, Senna bergabung dengan tim Lotus Renault. Karirnya bersama Lotus Renault cukup baik. Pada musim balap tersebut, Senna berada di posisi ke empat klasmen akhir. Pada musim balap 1987, Senna naik ke posisi tiga klasmen akhir bersama tim Lotus Honda.

Tahun 1988, Senna bergabung dengan tim McLaren. Di McLaren, Senna menjadi teammate Alain Prost sebagai pebalap ke dua. Di tim inilah terjadi kompetisi sengit antara keduanya untuk menjadi juara dunia, bahkan tidak jarang berakhir dengan kontroversi. Pada musim balap 1988 sampai 1993 Prost dan Senna bergantian mendominasi arena F1.

Pada tahun 1994, Senna akhirnya hengkang ke tim Williams Renault. Di dua seri awal kejuaraan, Senna gagal finish kendati memulai balapan dari pole position. Pada 1 Mei 1994, ia ambil bagian pada seri balapnya yang ketiga yaitu GP San Marino. Di seri ketiga itu, Senna merasa kesal dengan dua kejadian yaitu pada sesi latihan hari jumat dimana seorang pebalap pendatang baru Rubens Barrichello terlibat kecelakaan serius dan pada hari sabtu seorang pebalap Austria yang bernama Roland Ratzenberger tewas pada lintasan tersebut. Kejadian tersebut membuat Senna jengkel dan mempertanyakan standar keamanan sirkuit. Akibat kecelakaan yang menimpa Ratzenberger, Senna mengambil tanggung jawab membentuk kelompok keselamatan pembalap Formula 1. Pada babak kualifikasi, Senna berhasil menjadi yang tercepat dan akan memulai balapan dari pole position.

Sebuah kecelakaan pada saat start balapan yang melibatkan dua pebalap menyebabkan bendera keluarnya safety car dikibarkan. Setelah balapan diulang kembali, kendaraan Senna memimpin meninggalkan lintasan. Namun, saat di tikungan Tamburello Senna tiba-tiba keluar lintasan dan menghantam sisi dinding beton. Telemetry mencatat Senna melaju pada kecepatan 193 mil per jam dan memperlambat lajunya menjadi 135 mil per jam saat menghantam dinding beton.  
Setelah mobil Senna berhenti, petugas medis bergegas menghampirinya. Professor Sidney Watkins, anggota delegasi keselamatan dan medis untuk F1 melaporkan kondisi Senna pada saat di TKP:
           
            “Ia terlihat damai. Saya membuka kelopak matanya dan terlihat jelas dari pupilnya ia mengalami cedera otak yang hebat. Kami mengangkatnya dari kokpit dan membaringkannya di tanah. Seperti yang kami lakukan, ia menghela nafas. Saya merasakan jiwanya terangkat saat itu.”

Informasi yang kurang mengenai penyebab kematiannya membawa kepada sebuah spekulasi. Fakta bahwa ban depan kanan dengan bagian suspensi yang mengaitnya kurang kencang saat terjadi benturan, membentur kepala Senna dan melubangi pelindung mata pada helm-nya, mengakibatkan trauma yang fatal. Gambar-gambar helm Senna yang hancur mengindikasikan terdapat semacam lubang diatas pelindung kaca helm-nya, sedikit di atas mata kanannya. Hal ini mengarahkan teori yang paling diterima saat ini yaitu salah satu batang suspensi kendaraannya terlepas dan membentur kepala Senna.

Otopsi memperlihatkan fakta bahwa kecelakaan tersebut mengakibatkan banyak fraktur pada tengkoraknya, menghancurkan dahinya dan terputusnya pembuluh darah arteri pada tengkoraknya dengan haemorrhage pada saluran pernafasannya.

Mungkin dualitas unik karakternya tergambar sangat nyata pada momen kematiannya. Saat para official lintasan memeriksa mobil balapnya yang hancur, mereka menemukan bendera Austria yang tergulung bersimbah darah. Bendera kemenangan yang hendak ia kibarkan sebagai penghormatan untuk Roland Ratzenberger, seorang pebalap Austria yang tewas di track yang sama sehari sebelumnya.

Semenjak kematian Ayrton Senna, FIA (federasi balap mobil internasional) bersikap lebih concern terhadap para pembalap F1. Terbukti, kematian Ayrton Senna adalah pebalap F1 terakhir yang tewas di lintasan  F1, setidaknya sampai  4 seri awal musim balap 2012. Balapan Formula 1 adalah ajang balap mobil paling elit di muka bumi ini. Penggunaam teknologi termutakhir, sumber daya manusia terbaik dan pendanaan yang tidak sedikit adalah sedikit contoh gambaran akan persaingan dalam balapan mobil super yang prestisius ini.



Sumber : buku the fastestmen on earth

Kamis, 26 April 2012

Tuhan Maha Mendengar


Ini adalah salah satu cerita gue sewaktu gue masih SMA. Cerita ini adalah kejadian nyata dan hanya untuk hiburan semata. Oke, tanpa banyak cing-cong kita mulai saja…

Waktu itu gue masih kelas 1 (kalo di kurikulum yang baru, kelas 1 =  kelas 10)  dan kalo gak salah awal semester 2. Adaptasi udah berjalan baik dan temen juga udah lumayan banyak. Di hari itu (gue lupa hari apa), seperti biasanya kelas bubar jam 3 kurang seperempat. Gue & friends nongkrong dulu di kantin sambil ngobrol-ngobrol. Sekitar 20 menit kemudian baru kami pulang. Karena masih terhitung murid baru kami pada belom berani bawa motor, jadi pada naek angkutan umum. Untuk naek angkutan umum kami harus jalan dulu sekitar 500 m. Kami biasanya jalan segerombolan 5-10 orang. Oh iya, sebelumnya gue kasih tau dulu letak sekolah kami. Sekolah kami bernama SMA N 109 jakarta, berdiri dipinggir kali ciliwung (sekolah yang gue yakin kalo Indonesia bisa jadi negri kaya Italia, bakal bisa di akses pake transportasi air). Meskipun dipinggir kali, tapi gak ada sejarahnya sekolahan gue ini pernah kebanjiran. Banyak orang yang gak tau sekolahan ini karena letaknya ngumpet. Gang masuknya ada di pertengahan markas jihandak dan KFC gardu (yang baru dibangun). Alamat lengkapnya jalan Gardu No. 31 Srengseng Sawah, Jagakarsa – Jakarta Selatan.

Back to main topic, hari itu gue ngerasa cape banget (yang gue pikirin waktu itu adalah cepet-cepet pulang, ganti baju, cuci muka terus tiduran di kasur) dan gue bilang ke temen-temen gue untuk jalan lebih cepet. Kebanyakan dari mereka sih nolak, mereka bilang ngapain jalan cepet-cepet udah kaya mao ngambil gaji aja. Tapi ada satu orang yang berhasil gue pengaruhin. Gue sama temen gue yang satu ini jalan 10 meteran didepan yang laen. Untuk ke tempat nunggu bis yang ke arah pasar minggu kami harus nyebrang 3X, nyebrang jalan raya, rel kereta, sama nyebrang jalan raya lagi. Pas gue lagi jalan, didepan keliatan kereta lewat. Gue nyeletuk ke temen gue “gimana ye rasanya ketabrak kereta??”. Temen gue nyengir sambil bilang emangnya gw mau bunuh diri. Gue sih kagak jawab, tapi gue cuma  penasaran doang.

Gue sama temen gue udah sampe  pinggir jalan dan udah mau nyebrang. Seperti kata mama, kalo mau nyebrang liat kanan kiri dulu. Gue pun nengok ke kanan dan mulai melangkah maju. Pas gue baru mau nengok ke kiri, tiba-tiba gue ke hantem benda gede. (tau gerobak tukang kerupuk yang belakangnya pake sepeda & ‘case’ depannya besi/aluminium??) nah benda itu dia yang nabrak gue. Ternyata baik abangnya dan gue sama-sama kaga ngeliat satu sama lain. Abang tukang kerupuknya minta maaf ke gue terus lanjut jalan. Temen gue yang jalan dibelakang pada ngakak ngeliat gue ketabrak. Untungnya waktu itu gue gak sampe jatuh, kalo jatuh tambah ngakak dah mereka.

Gue pun jadinya nyebrang bareng dan gue jadi bahan ejekan. Pas udah sampe sebrang gue liat dalem baju gue, dada gw lecet sama kaya tangan gue. Temen gue yang satu itu selamet, cuma kedorong sama gue doang karena posisinya waktu itu ada di sebelah kanan gue.

Sambil nunggu bis, gue ngerenungin yang barusan terjadi. Apakah itu sebuah kebetulan? mungkin aja. Coba gue nengok kiri-kanan, pasti gak akan terjadi. Terus gue keinget ucapan gue tentang rasanya ketabrak kereta. Mungkin itu adalah jawaban tuhan ke gue bagaimana rasanya ketabrak kereta, tapi dalam skala damage kecil. Mugkin ketabrak kereta beneran rasanya 1000X lebih sakit dari yang gue rasain.

Dari pengalaman gue ini gue mau bilang ke kalian yang ngebaca tulisan ini : berhati-hatilah terhadap lisan kalian. Siapa yang tau kalo-kalo omongan kalian itu didengar sama tuhan.